<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jiddiyah Via</title>
	<atom:link href="http://jiddiyahvia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jiddiyahvia.wordpress.com</link>
	<description>Kesungguhan niat</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Feb 2012 18:13:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jiddiyahvia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jiddiyah Via</title>
		<link>http://jiddiyahvia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jiddiyahvia.wordpress.com/osd.xml" title="Jiddiyah Via" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jiddiyahvia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Renungan</title>
		<link>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/09/26/renungan/</link>
		<comments>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/09/26/renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 06:57:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viajiddiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiddiyahvia.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=41&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=41&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/09/26/renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5ad304379cd8a391e41045f494a22b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">viajiddiyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membina butuh proses</title>
		<link>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/06/29/membina-butuh-proses/</link>
		<comments>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/06/29/membina-butuh-proses/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Jun 2011 02:53:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viajiddiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Organisasi]]></category>
		<category><![CDATA[dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiddiyahvia.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Fardiyah Dulu kita ditanya kenapa tidak mau membina dan kami utarakan bermacam alasan yang ada, entah karena belum siap, belum mantap, takut tidak bisa menyeimbangkan dan masih banyak alibi yang ada. Sekarang giliran kita sudah tahu urgensi membina dan ada usaha dari kita untuk mengikuti dan mentaati rangkaian acara untuk mempersiapkan ilmu, kesungguhan, pemahaman, waktu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=13&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp mceIEcenter" style="text-align:left;">
<dl class="wp-caption  aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img title="Dakwah Fardiyah" src="http://jiddiyahvia.files.wordpress.com/2011/06/persahabatan.jpg?w=315&#038;h=236" alt="" width="315" height="236" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Fardiyah</dd>
</dl>
</div>
<div align='justify'>Dulu kita ditanya kenapa tidak mau membina dan kami utarakan bermacam alasan yang ada, entah karena belum siap, belum mantap, takut tidak bisa menyeimbangkan dan masih banyak alibi yang ada. Sekarang giliran kita sudah tahu urgensi membina dan ada usaha dari kita untuk mengikuti dan mentaati rangkaian acara untuk mempersiapkan ilmu, kesungguhan, pemahaman, waktu, tenaga serta pengorbanan kita. Saat itu pula kita ditanya, mana hasil dari dauroh-dauroh murobbi selama ini. Percuma kalau banyak ikut organisasi dimana-mana, dauroh kemana-mana tapi softskill nya sama dengan yang lainnya?? Pertama mendengar itu, kami memang sangat terpukul, kecewa pada diri sendiri dan menganggap ya seperti itulah kita. Tapi mengapa rasa terpukul itu membuat kami balik bertanya. Apakah semua hal yang kita lakukan untuk bekal kita membina harus diberitahukan agar, si penanya tahu apa sepak terjang kita. Kami rasa itu tidak akhsan. Kami melalui rangkaian acara untuk bekal membina bukan semata-mata ingin dianggap lebih tinggi, lebih mampu atau sebagainya. Tapi kami merasa baru sekarang kami memahami bahwa untuk membina itu memerlukan pengorbanan yang lebih. Untuk belajar lebih banyak, untuk bekerja lebih lama, untuk mengerjakan lebih banyak. Memang semua itu kadang membuat kami seakan-akan terlalu sibuk dengan urusan kami dalam mempersiapkan. Tapi bagi orang yang tidak mempunyai basic/dasar terlebih dahulu akan lebih sulit. Si penanya mengatakan seperti itu karena beliau dasarnya sudah tahu lebih dulu tentang urgensi membina, lebih awal mempunyai binaan, lebih banyak mempunyai mutarobbi. Sementara kita yang masih awal, kami perlu peyesuaian diri. saya merasa belum bisa serta-merta mencari binaan sendiri, karena saya belum pernah melakukan itu sebelumnya, mungkin juga karena nyali yang kecil. Ada ketakutan bahwa bila saya mencari binaan sendiri, takut salah dalam mencitrakan bagaimana seharusnya seorang murobbi itu. Tapi ketika nanti (insyaAllah) kami diberikan mutarobbi-mutarobbi, insyaAllah kami akan berusaha memegang tanggung jawab itu dengan sepenuh hati. Nanti ketika kami sudah terbiasa membina, kami pasti juga akan mencoba hal besar itu (mencari binaan sendiri). Mungkin bagi orang yang sudah expert membina, perihal mencari binaan itu hal yang biasa. Tapi bagi kami yang awam, hal itu adalah hal besar. Membutuhkan keberanian, mental dan kemampuan khusus. Kami akan sangat terpukul ketika diawal kami membangun pondasi untuk membina, malah dijatuhkan dengan adanya tuntutan untuk memberikan bukti-bukti dari hasil kami ikut dauroh-dauroh murobbi. Kami merasa tidaklah baik, ketika kami menunjukkan apa-apa yang kami kerjakan. Allah lebih mengetahui itu. Itu merupakan sebuah proses yang harus kami alami untuk mendewasakan hati dan diri. Semoga Allah merahmati jalan dan proses yang kami lalui ini. Amin ya Rabb.</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiddiyahvia.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiddiyahvia.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=13&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/06/29/membina-butuh-proses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5ad304379cd8a391e41045f494a22b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">viajiddiyah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiddiyahvia.files.wordpress.com/2011/06/persahabatan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Dakwah Fardiyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Zainab binti Jahsy</title>
		<link>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/05/26/zainab-binti-jahsy/</link>
		<comments>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/05/26/zainab-binti-jahsy/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 May 2011 03:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viajiddiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah Shahabiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiddiyahvia.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Zainab binti Jahsy, wanita yang paling panjang tangannya Zainab binti Jahsy bin Ri’ab bin Ya’mar bin Sharah bin Murrah bin Kabir bin Gham bin Dauran bin Asad bin Khuzaimah. Sebelum menikah dengan Rasulullah, namanya adalah Barrah, kemudian diganti oleh Rasulullah menjadi Zainab setelah menikah dengan beliau. Ibu dari Zainab bernama Umaimah binti Abdul-Muthalib bin Hasyim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=3&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Zainab binti Jahsy, wanita yang paling panjang tangannya</p>
<div align="justify">Zainab binti Jahsy bin Ri’ab bin Ya’mar bin Sharah bin Murrah bin Kabir bin Gham bin Dauran bin Asad bin Khuzaimah. Sebelum menikah dengan Rasulullah, namanya adalah Barrah, kemudian diganti oleh Rasulullah menjadi Zainab setelah menikah dengan beliau. Ibu dari Zainab bernama Umaimah binti Abdul-Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushai. Zainab dilahirkan di Mekah dua puluh tahun sebelum kenabian. Ayahnya adalah Jahsy bin Ri’ab. Dia tergolong pemimpin Quraisy yang dermawan dan berakhlak baik. Zainab yang cantik dibesarkan di tengah keluarga yang terhormat, sehingga tidak heran jika orang-orang Quraisy menyebutnya dengan perempuan Quraisy yang cantik.</p>
<p>Zainab termasuk wanita pertama yang memeluk Islam. Allah pun telah menerangi hati ayah dan keluarganya sehingga memeluk Islam. Dia hijrah ke Madinah bersama keluarganya. Ketika itu dia masih gadis walaupun usianya sudah layak menikah.</p>
<p>Menikah dengan zaid bin Haritsah</p>
<p>Allah telah memberikan nikmat kepada Zaid bin Haritsah dengan keislamannya dan Nabi telah memberinya nikmat dengan kebebasannya. Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah, beliau mempersaudarakan Zaid bin Haritsah dengan Hamzah bin Abdul Muththalib.</p>
<p>Sesampainya di Madinah beliau meminang Zainab binti Jahsy untuk Zaid bin Haritsah. Semula Zainab membenci Zaid dan menentang menikah dengannya, begitu juga dengan saudara laki-lakinya. Menurut mereka, bagaimana mungkin seorang gadis cantik dan terhormat menikah dengan seorang budak? Rasulullah menasihati mereka berdua dan menerangkan kedudukan Zaid di hati beliau, sehingga turunlah ayat kepada mereka,</p>
<p>“Dan tidaklah patut bagi laki -laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.“ (Q.S. Al-Ahzab: 36).</p>
<p>Akhirnya Zainab menikah dengan Zaid sebagai pelaksanaan atas perintah Allah, meskipun sebenarnya Zainab tidak menyukai Zaid. Melalui pernikahan itu Nabi saw ingin menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan di antara manusia kecuali dalam ketakwaan dan amal perbuatan mereka yang baik. Pernikahan itu pun bertujuan untuk menghilangkan tradisi jahiliyah yang senang membanggakan diri dan keturunan. Akan tetapi, Zainab tetap tidak dapat menerima pernikahan tersebut karena ada perbedaan yang jauh di antara mereka berdua. Di depan Zaid, Zainab selalu membangga-banggakan dirinya sehingga menyakiti hati Zaid. Zaid menghadap Rasulullah untuk mengadukan perlakukan Zainab terhadap dirinya. Rasulullah saw menyuruhnya untuk bersabar, dan Zaid pun mengikuti nasihat beliau. Akan tetapi, dia kembali menghadap Rasulullah dan menyatakan bahwa dirinya tidak mampu lagi hidup bersama Zainab.</p>
<p>Mendengar itu, beliau bersabda, “Pertahankan terus istrimu itu dan bertakwalah kepada Allah.” Kemudian beliau mengingatkan bahwa pernikahan itu merupakan perintah Allah. Zaid berusaha menenangkan diri dan bersabar, namun tingkah laku Zainab sudah tidak dapat dikendalikan, akhirnya terjadilah talak.</p>
<p>Menjadi istri Rasulullah saw</p>
<p>Rasulullah saw mengetahui betul bahwa perceraian pasti terjadi dan Allah kelak akan memerintahkan kepada beliau untuk menikahi Zainab untuk merombak kebiasaan jahiliyah yang mengharamkan menikahi istri Zaid sebagaimana anak kandung. Hanya saja Rasulullah tidak memberitahukan kepadanya ataupun kepada yang lain sebagaimana tuntunan Syar’i karena beliau khawatir, manusia lebih-lebih orang-orang musyrik, akan berkata bahwa Muhammad menikahi bekas istri anaknya. Maka Allah swt menurunkan ayat-Nya,</p>
<p>&#8220;Dan (ingatlah) ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya:&#8221;Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Allah&#8221;, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih kamu takuti. Maka tatkala Zaid yang telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk mengawini ( istri-istri anak-anak angkat itu ) apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.&#8221; (Al-Ahzab:37).</p>
<p>Al-Waqidiy dan yang lain menyebutkan bahwa ayat ini turun manakala Rasulullah saw berbincang-bincang dengan ‘Aisyah tiba-tiba beliau pingsan. Setelah bangun, beliau tersenyum seraya bersabda,&#8221;Siapakah yang hendak memberikan kabar gembira kepada Zainab?&#8221; Kemudian beliau membaca ayat tersebut. Maka berangkatlah seorang pemberi kabar gembira kepada Zainab untuk memberikan kabar kepadanya, ada yang mengatakan bahwa Salma pembantu Rasulullah saw yang membawa kabar gembira tersebut. Ada pula yang mengatakan bahwa yang membawa kabar gembira tersebut adalah Zaid sendiri. Ketika itu, beliau langsung membuang apa yang ada di tangannya kemudian sujud syukur kepada Allah.</p>
<p>Begitulah, Allah swt menikahkan Zainab binti Jahsy dengan Nabi-Nya melalui ayat-Nya tanpa wali dan tanpa saksi sehingga ini menjadi kebanggaan Zainab dihadapan “Ummahatul Mukminin” yang lain. Beliau berkata,&#8221;Kalian dinikahkan oleh keluarga kalian akan tetapi aku dinikahkan oleh Allah dari atas ‘Arsy-Nya&#8221;. Dan dalam riwayat lain,&#8221;Allah telah menikahkanku di langit&#8221;. Dalam riwayat lain,&#8221;Allah menikahkan ku dari langit yang ketujuh&#8221;. Dan dalam sebagian riwayat lain,&#8221;Aku labih mulia dari kalian dalam hal wali dan yang paling mulia dalam hal wakil; kalian dinikahkan oleh orang tua kalian sedangkan aku dinikahkan oleh Allah dari langit yang ketujuh&#8221;.</p>
<p>Wafatnya Zainab binti Jahsy</p>
<p>Zainab adalah seorang wanita salihah, bertakwa dan tulus imannya, hal itu dinyatakan sendiri oleh sayyidah ‘Aisyah,“Semoga Allah mengasihi Zainab. Dia banyak menyamaiku dalam kedudukannya di hati Rasulullah. Aku belum pernah melihat wanita yang lebih baik agamanya daripada Zainab. Dia sangat bertakwa kepada Allah, perkataannya paling jujur, paling suka menyambung tali silaturahmi, paling banyak bersedekah, banyak mengorbankan diri dalam bekerja untuk dapat bersedekah, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Selain Saudah, dia yang memiliki tabiat yang keras.”</p>
<p>Beliau adalah seorang wanita yang mulia dan baik. Beliau bekerja dengan kedua tangannya, beliau menyamak kulit dan menyedekahkannya di jalan Allah, yakni beliau bagi-bagikan kepada orang-orang miskin. Tatkala ‘Aisyah mendengar berita wafatnya Zainab, beliau berkata:&#8221;Telah pergi wanita yang mulia dan rajin beribadah, menyantuni para yatim dan para janda&#8221;. Kemudian beliau berkata: &#8220;Rasulullah saw bersabda kepada para istrinya: ‘Orang yang paling cepat menyusulku diantara kalian adalah yang paling panjang tangannya’ &#8220;.</p>
<p>Maka apabila kami berkumpul sepeninggal beliau, kami mengukur tangan kami di dinding untuk mengetahui siapakah yang paling panjang tangannya di antara kami. Hal itu kami lakukan terus hingga wafatnya Zainab binti Jahsy, kami tidak mendapatkan yang paling panjang tangannya di antara kami. Maka ketika itu barulah kami mengetahui bahwa yang di maksud dengan panjang tangan adalah sedekah. Adapun Zainab bekerja dengan tangannya menyamak kulit kemudian dia sedekahkan di jalan Allah.</p>
<p>Zainab binti Jahsy adalah istri Rasulullah yang pertama kali wafat menyusul beliau, yaitu pada tahun 20 H, pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab, dalarn usianya yang ke-53, dan dimakamkan di Baqi. Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa Zainab berkata menjelang ajalnya, “Aku telah menyiapkan kain kafanku, tetapi Umar akan mengirim untukku kain kafan, maka bersedekahlah dengan salah satunya. Jika kalian dapat bersedekah dengan semua hak-hakku, kerjakanlah dari sisi yang lain.”</p></div>
<p>Sumber : http://majlisdzikrullahpekojan.org/kisah-nabawi/istri-istri-nabi-saw/zainab-binti-jahsy.html pada tanggan 26 Mei 2011 @ 10.02</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiddiyahvia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiddiyahvia.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=3&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/05/26/zainab-binti-jahsy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5ad304379cd8a391e41045f494a22b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">viajiddiyah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bicara Kata</title>
		<link>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/05/21/hello-world/</link>
		<comments>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/05/21/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 00:29:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>viajiddiyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lyrics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiddiyahvia.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Bicara Kata Album : In-Team&#8217;04 Munsyid : In-Team http://liriknasyid.com Manis bicara indah tutur kata Tak seindah rupa pengertiannya Lembutnya lidah mengata nista Lidah yang tiada bertulang Mengadu domba Serta memfitnah sesama saudara Terkadang aku berfikir sendirian Perlukah amarahku dibiar terus menyala Membakar membara dengan rasa bangga Mencela mereka dengan kata-kata Kata ibarat pedang Yang tajamnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=1&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="center">
<h3>Bicara Kata</h3>
<div>Album : In-Team&#8217;04<br />
Munsyid : In-Team</p>
<p>http://liriknasyid.com</p></div>
<div>Manis bicara indah tutur kata<br />
Tak seindah rupa pengertiannya<br />
Lembutnya lidah mengata nista<br />
Lidah yang tiada bertulang<br />
Mengadu domba<br />
Serta memfitnah sesama saudara</p>
<p>Terkadang aku berfikir sendirian<br />
Perlukah amarahku dibiar terus menyala<br />
Membakar membara dengan rasa bangga<br />
Mencela mereka dengan kata-kata</p>
<p>Kata ibarat pedang<br />
Yang tajamnya bisa membunuh lawan<br />
Kata-kata yang berhikmah<br />
Menyedarkan kita</p>
<p>Kata madah pujangga<br />
Bisa menjadi pedoman manusia<br />
Jagalah bahasa kata kita<br />
Jangan disalah guna</p>
<p>Yang merah itu saga<br />
Yang kurik itu kendi<br />
Yang indah itu bahasa<br />
Yang cantik budi pekerti</p>
<p>Terkadang aku mentaksir manusia<br />
Kurniaan Tuhan telah banyak dikhianati<br />
Mencerca, menghina, dustanya bicara<br />
Menyusun nista dengan kata-kata</p>
<p>Terlajak perahu masih boleh diundur lagi<br />
Terlajak kata buruk padahnya<br />
Terlajak perahu masih boleh diundur lagi<br />
Terlajak kata hilang percaya<br />
Hilang percaya&#8230;</p>
<p>Lagu : Abai Os (Hijjaz Records)<br />
Lirik : Abai Os (Hijjaz Records)<br />
Penyusun Muzik : Trabye<br />
Penerbit : Faizal Osman<br />
Hakcipta : Hijjaz Records Sdn. Bhd.</p></div>
<p>Sumber <a href="http://www.hijjaz.com.my/" target="_blank">http://www.hijjaz.com.my<img class="aligncenter" src="http://jiddiyahvia.files.wordpress.com/2011/05/bicara.jpg?w=300&#038;h=200" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiddiyahvia.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiddiyahvia.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiddiyahvia.wordpress.com&amp;blog=23330966&amp;post=1&amp;subd=jiddiyahvia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiddiyahvia.wordpress.com/2011/05/21/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c5ad304379cd8a391e41045f494a22b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">viajiddiyah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jiddiyahvia.files.wordpress.com/2011/05/bicara.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
