Hari ini (6 April 2012) di TAMAN MIPA diawali dengan U’C yang datang pertama kali sebelum jam 10.00. U’C menunggu di mushola dengan sabar sambil ngantuk menunggu waktu forkom asisten akhwat. Saya naik ke Mushola untuk menemani beliau turun. Lalu kami pergi cari peralatan untuk forkom kali ini. Kami membeli beberapa korek api dan makanan kecil, tapi karena hari itu ayyamul bidh jadi belinya sedikit aja. Termasuk Ukhti C subhanallah ini juga melakukan ibadah puasa ini. Maaf ya Ukhti, ane lagi ….., jadi ga’ bisa nemenin puasa tapi malah jadi cobaan gara2 ane beli jajan. Belom sarapan, tadi ada liqo pagi e. Hehe, alesan padahal U’C juga ada liqo pagi tapi beliau lebih pagi sehingga selesainya pun lebih dulu.

Setelah kita (Q dan U’C) selesai membeli perlengkapan, di jalan ke Taman MIPA sudah ada U’Mt dan De’Rt. Padahal De’Rt mau nge-Lab tapi tetap menyediakan awal waktu untuk menunggu teman2 lainnya datang forkom. Kami ber-empat berbincang-bincang untuk saling bertukar pendapat sebagai salah satu cara mendekatkan hati. Kami sharing tentang Unta Merah dan Puasa Ayyamul Bidh. U’Mt selalu punya cerita untuk dibagi, sering beliau menceritakan ilmu yang didapat dari Ustad/Ustadzah yang menginspirasi. Akhirnya De’Rt harus pergi meninggalkan kita untuk agenda nge-Lab. Ga’ apa2 paling ga’ tadi sudah sempet sharing ilmu dan cerita tentang binaan dan kendalanya. Tidak lama kemudian, Mba’Obmr datang. Memang beliau sudah konfirm dari kemarin bahwa sebelum forkom sudah ada agenda syuro’ di tempat lain sehingga untuk forkom ijin telat. Tapi saat mba’Obmr datang, acaranya juga belum dimulai. Oh ya, Mba’Obmr satu-satunya angkatan 2007 yang datang forkom. Q terharu `_`, meski mba’Obmr sudah lulus, sudah tidak di lembaga fakultas tapi kesungguhan beliau memberikan khudwah (keteladanan) patut di kasih jempol. Ruhul istijabah (bersegera menyambut seruan) beliau juga oke, pasca di sms jarkom FOKROM beliau langsung konfirmasi bahwa ada syuro’ sampai jam 10.30an. Dan paginya beliau menepati janjinya itu. Setelah syuro’ nya di tempat lain selesai, langsung menuju ke tempat forkom. Saya tahu bahwa mba’2 angkatan atas, meskipun tidak ikut forkom, amanah membinanya sudah luar biasa. Ya istilahnya forkom tidak memberikan efek yang begitu besar terhadap amanah membinanya. Tetapi saya berfikir mba’Obmr tetap bersemangat dalam menyambut seruan forkom. Dugaan saya, selian mentaati agenda yang telah ditetapkan, juga ada sisi kaderisasi di sana yaitu lewat keteladanan tadi. Beliau ingin memberikan contoh yang baik terhadap adik-adik tentang, keteladanan, ruhul istijabah, prioritas, kesungguhan (jiddiyah) dan pengorbanan (tadhdhiyah). Beliau bisa saja memilih untuk beristirahat karena pagi syuro’ dan singnya ada agenda lain. Tapi beliau lebih memilih untuk mengorbankan waktu istirahatnya untuk ikut forkom bersama adik-adiknya. Subhanallah. Ow iya, tadi U’Mt juga menjajakan jilbab untuk dijual. Yaaa belajar berwirausaha dalam rangka mencari maisyah. Itu juga berguna bagi teman2 karena menambah referensi jilbab. Kemudian De’Am datang, hanya sendiri dan satu-satunya asisten angkatan 2010 saat itu (sebelum De’Nf datang). Meski begitu, lantas tidak menyurutkan langkahnya untuk ambil peran dalam acara hari itu. Pertahankan dan terus pupuk semangat yang luar biasa itu sehingga bisa menularkan kepada yang lain.

Setelah lima orang menempatkan diri di salah satu bundaran Taman MIPA yang kosong. Kebetulan hanya ada satu bundaran yang kosong, karena lainnya dipakai semua. Datanglah ukhti subhanallah satu ini yaitu Bude(Bu DeMa) alias U’Gh. Beliau pagi tadi juga ada Liqo, lalu rapat labkom dan pasca itu langsung ke forkom asisten. Benar-benar…..Jangan berhenti, karena berhenti membuat kita mudah futur. Setelah selesai satu amalan, segera lakukan amalan lain. Dengan datangnya U’Gh membuat suasana makin ceria dengan guyonan2nya yang segar. De’Am sepertinya nge-Fans sama mba’Gh, karena yang paling ceria setelah mba’Gh datang, hehe. Lalu datang Ukhti solehah dari Jakarta, eh dari sekre BEM ding yaitu U’Dh. Meski ada RHL BEM tapi beliau tetap menyediakan waktunya untuk forkom asisten bersama teman2. Subhanallah, itulah sinergisitas, hanya kita sendiri yang mampu mengawali untuk menciptakan sinergisitas itu. Kemudian menyusul De’Nf dengan senyumnya yang lebar. Walau dari rumah beliau tetep semangat forkom, Hamasah!. Acara resmi kami mulai dengan bacaan basmalah, lalu tilawah oleh U’Dh yang membacakan surat Ash-Shaff sebagai penenang hati. Kemudian U’Mt mengatakan bahwa dalam forum lebih afdhol bila diberi tausiyah sebagai penyemangat. Kemudian cek kondisi FAJ (Forum Asisten Jurusan), kalau bisa diadakan 1 bulan sekali kumpul FAJ untuk kontroling binaan.

Dibawah ini sudah terputuskan koordinator FAJ yang baru :

JURUSAN Koord FAJ

Kimia Am

Biologi Tr

D3TI Ynn

Fisika Rt

D3Farmasi Nf

Informatika Sf

Matematika Wnt

Acara selanjutnya adalah game mutaba’ah membina dengan alat bantu korek api dan musik. Korek api diputar sesuai alunan musik, nah ketika musik berhenti berarti orang yang masih memegang korek itulah yang beruntung mendapatkan doorprize ^_^. Yang mendapat kesempatan mengambil doorprize pertama adalah U’Dh karena kurang konsentrasi sehingga menjatuhkan isi korek api (lha disambi njarkom ug). Akhirnya beliau memilih doorprize pertanyaan cepat. Tegang nie, baik yang tanya maupun yang jawab, tapi asyik. Lewat pertanyaan cepat, kita juga bisa tahu perihal membina dari U’Dh. Kesempatak kedua diambil De’Nf dan beliaumeilih untuk bercerita. Doorprize ceritanya adalah tentang suka-duka dalam menjalakan amanah kuliah, SKI, HimaFarma dan membina. De’Nf satu2nya kader akhwat 2010 di Farmasi tetapi semangat beliau untuk berjuang sangat tinggi. Ya ada kalanya saat beliau merasa sendiri, beliau ingin ada yang mengingatkandan menguatkan. Ya lewat forkom ini adalah salah satu sarana untuk pengingatakn dan penguatan bagi asisten. Sudah menjadi kewajiban bagi teman-teman lain jurusan maupun kakak-kakak untuk memotivasi dan mendampingi De’Nf agar tetap istiqomah. Itulah salah satu fungsi Ukhuwah melalui forkom, hehe. Alhamdulillah datang lagi Ukhti Ynn. Beliau tadi memang sudah ijin telat, di BEM dulu gugur gunung. Berapa kali saya sudah bertasbih ya (kebanyakan malah bagus). Subhanallah. Setelah menyelesaikan kewajiban mengurus rumah (pekerjaan yang mulia ya), beliau ke MIPA dan singgah di BEM dulu untuk bantu-bantu disana dulu. Selanjutnya ke forkom. Nah, karena saat game beliau datang, maka kesempatan selanjutnya diberikan kepada U’Ynn. Sebenarnya doorprize untuk beliau adalah pertanyaan cepat, tapi karena memang dasarnya beliau suka bercerita maka judulnya jadi pertanyaan essay. Beliau bercerita tentang banyak hal mulai dari kondisi AAI beliau, persiapan dan cara beliau mendinamisasi AAI. Karena waktu menunjukkan waktu dzuhur maka mba’Ombr memberikan signal untuk menyegerakan acara. Karena sholat itu ditentukan waktunya atas orang-orang beriman. Terimakasih ya mba’Obmr yang dengan sabar mengingatkan kami ketika kebanyakan guyon dan acara tidak sesuai, agak membuang waktu juga sich. Dan terakhir Ukhti C memimpin untuk mutabaah binaan per asisten (itu sebenarnya intinya). Saat itu datanglah Ukhti-ukhti solihah dari Biologi yaitu Ibu Negara (U’Mhf) dan U’Tr. Hari itu mereka ada jadwal praktikum, rajin tenan yua. Belum sempat istirahat yang masih mengenakan jas lab beliau berdua langsung mendatangi teman-teman untuk forkom. Kembli saya bertasbih, subhanallah. Mereka berdua langsung menyesuaikan.

Nah ini mutabaahnya :

Asisten Berapa kali FU jalan

U’Mt 1 kali dengan yang baru 5 orang

U’Ynn 2x

U’Nf 3x

U’C 5x plus penugasan

U’Am 1x, waktunya masih dicari yang pas

U’Obmr 2x

U’Dh 4x

U’Gh Lupa berapa kali, sebelum GO FU lancar tapi pasca itu ada kendala

U’If Ga’ jadi2 terus karena waktunya ga’ tepat, insyaAllah besok

U’Mhf 2x

U’Tr 4x

Kemudian ada masukan dari teman2 bahwa acara forkom baiknya diadakan tiap bulan dan talaqi materi tiap 2 minggu sekali. U’C memberikan usulan untuk forkom selanjutnya buka bareng, asyiiiik. Closing statemen oleh U’Dh yang kurang sepakat bila diagenda talaqi diberi toleransi keterlambatan sebesar 1 jam. Beliau mengatakan bahwa ibaratkanlah forum asisten adalah forum tertinggi sehingga tidak pantas kita agendakan waktu keterlambatan. Masing-masing dari kita harusnya menanamkan itu. Di forum tertinggi hendaknya kedisiplinannya pun tinggi. Jika di forum ini saja telat apalagi di forum-forum dibawahnya. Jadi secara langsung dengan keterlambatan berarti kita mendukung semboyan bahwa telat merupakan budaya masyarakat Indonesia. Padahal kita sebagai umat muslim yang dalam Al-Quran banyak diperintahkan untuk memelihara waktu. Maka itu, aksi penolakan semboyan tersebut hendaknya kita mulai dari diri kita sendiri. Tanamkan pada sanubari kita sendiri agar menjadi budaya yang baik.

Penutupan dengan bacaan hamdalah dan do’a kafaratul majelis serta prosesi jabat tangan dan cipika cipiki. Hal itu berkebalikan dengan yang ada di Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewannya yang setiap rapat kebanyakan diakhiri dengan ricuh seperti yang diberitakan media, naudhubillah.

Daftar Ijin telat:

Mba’Obmr Ada syuro’ sampai 10.30

Tr Praktikum

Dh RHL BEM

Ynn BEM

Daftar ijin tidak datang :

Mba’Ovrd Nge-Lab

Mba’Dt Pulkam

Mba’En Mudik

Io Forkad

Ot Sakit

Ih Pulkam

Sf Raker SKI

Hdn Raker SKI

Id Raker SKI

Pesanan yang dibahaskan :

Mba’ Dt : Adik2nya masih 3 orang yang FU AAI, pinginnya ditambahi atau digabung kelompok lain karena ga’ tega. Masa’ setiap kali AAI semua mendapat jatah Tausiyah, Tilawah dan MC

De’Rt : adik-adik dengan beliaunya sudah tidak ada titik temu dalam mencari jadwal. Pinginnya ganti kelompok yang jadwalnya bisa sinkron.

Maaf ya, seharusnya sinergisitas itu bisa kita ciptakan. Tapi karena saya lupa komunikasi dengan SKI dan U’C juga lupa kalo ada raker jadi berbarengan dengan Raker SKI. Semoga selanjutnya bisa lebih baik Aaaamiiiin

Advertisements